Ciri – Ciri Fisik Ayam Aduan Berkualitas

ayam (1)Dalam memilih ayam aduan merupakan hal yang sangat penting. Berbeda dengan orang yang sudah hobi dengan aduan ayam yang telah mengerti  tentang ayam berkualitas. Hanya dengan melihat saja sudah tahu ayam itu bagus atau tidak.

Kadang bisa meleset dari perkiraan juga, sebab  dalam memilih ayam aduan berkualitas bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh pemula, terlebih lagi jika pemula tersebut tak memiliki ayam unggul untuk menguji ayam aduan yang akan dibelinya.

Sebelum seorang pemula memutuskan membeli ayam aduan, sebaiknya mengetahui ciri fisik ayam aduan berkualitas yang sering unggul di arena laga. Beberapa ciri fisik ayam aduan berkualitas yang selalu unggul di arena laga, yaitu:

1. Bagian kepala besar dan berbentuk buah pinang (bulat panjang)

Ayam dengan kepala ini lebih tahan pukul, pintar, sulit dipatok. Bila kepalanya berbentuk terlalu bulat, biasanya ayam tersebut bodoh dan mudah dipatok lawan. Kelopak mata harus menjorok ke dalam, sehingga mata ayam dapat terlindung dari serangan lawan dan mata harus jernih (tak ada bercak hitam). Semakin kecil bintik hitam di bagian mata menandakan ayam itu mempunyai mental yang bagus.

2. Bentuk jengger semakin ke belakang semakin tinggi dan semakin tebal.

Ini adalah ciri-ciri ayam yang memiliki mental bagus. Jika jengger terlihat tebal di depan dan semakin kecil ke belakang maka itu ciri ayam yang bermental buruk. Lebih bagus lagi jika jengger ayam aduan berbelah tiga, ini menandakan mental yang lebih baik.

3. Bentuk paruh ayam melengkung seperti paruh elang dan keras.

Ini menunjukkan paruh yang kuat, tak mudah patah, sehingga bisa dengan mudah menjewer lawannya. Paruh yang keras adalah paruh yang memiliki garis cekung dari pangkal ke ujung yang semakin kecil. Dan paruh yang bercorak garis hitam mendapatkan poin plus.

4. Leher ayam yang bagus berbentuk huruf ‘r’

Itu memudahkan ayam melakukan kontrol dengan baik, tak mudah terkena pukulan dan bisa dengan mudah melakukan penguncian leher lawan. Hindari leher ayam berbentuk angka ‘2’. Kelemahan ayam dengan leher berbentuk angka “2” adalah cenderung lebih mudah dipukul bagian lehernya karena pangkal leher yang menonjol. Selain itu ayam juga sulit melakukan penguncian jika mendapat gandeng dengan ayam berleher ‘r’.

5. Bagian dada berbentuk bidang dan posturnya tegak.

Bagian dada lebih besar jika dibandingkan dengan bagian belakang sehingga mudah menahan pukulan lawan. Jika bagian belakang lebih besar, ayam akan kesulitan dalam menahan pukulan lawan. Poin plus jika bagian bulu dada ayam terlihat lebar-lebar dan berwarna kemerahan.

6. Memiliki kepak sayap yang rapat, panjang dan sayap tidak turun kebawah.

Sayap seperti ini dapat melindungi tubuh ayam dari pukulan lawan. Bagian tulang sayap jika diraba terasa tebal dan terasa melawan saat sayapnya ditarik. Poin plus jika pada bagian ujung sayap memiliki satu bulu yang berwarna putih dan bulu lainnya berwarna hitam.

7. Tulang dada ayam yang panjang dan tebal saat diraba

Ini menandakan ayam memiliki nafas yang lebih baik jika dibandingkan dengan ayam yang bertulang dada pendek. Tulang dada yang tebal menguntungkan ayam karena lebih tahan terhadap pukulan lawan.

8. Pangkal ekornya besar, keras, dan juga rapat.

Cara mengetahuinya dengan meraba bagian sambungan pangkal ekor dan badan ayam, semakin rapat sambungan antara pangkal ekor ayam dan badan akan membantu keseimbangan ayam saat bermanuver seperti: lompat menghindar, balik badan ataupun balik menyerang.

9. Bagian paha ayam berbentuk gepeng atau tidak bulat.

Jika dilihat dari samping paha ayam tampak lebih lebar dibandingkan dengan tampak depan. Keunggulannya adalah gerakan kaki ayam yang lebih fleksibel dalam melakukan gerakan atau pukulan.

10. Pilih Tengkuk kaki ayam aduan yang memiliki bentuk siku.

Semakin siku tengkuk kaki ayam, maka akan semakin bagus. Dengan begitu ayam memiliki daya dorong lompatan dan pukulan yang kuat untuk menjatuhkan lawannya.

11. Bagian kaki besarnya seimbang dengan ukuran badan.

Memiliki ukuran jalu yang seimbang antara kanan dan kiri. Jika ayam bertipe pukul pilih jalu yang dobel dengan tonjolan jalu besar walaupun tidak panjang. Model kakinya boleh berbentuk bulat ataupun belimbing, yang penting kering dan keras. Jika ayam diangkat maka posisi kaki serta jari kaki jatuh kebawah.

12. Pilih jari yang kecil dan panjang, semakin keujung semakin meruncing.

Akan lebih baik lagi jika pada sisik jari ayam terdapat sisik jari yang pecah di bagian ujungnya. Pukulannya dapat menyakiti lawan. Poin plus jika ditelapak kaki ayam terdapat tonjolan seperti batu,.

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

Ratubetting